Pengaruh Motivasi Belajar Dan Metode Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa : Dalam setiap Perencanaan pembelajaran yang baik, guru senantiasa menciptakan variasi varisai dalam proses pembelajaran, supaya dari hari ke hari pembelajaran selalu meningkat dan lebih efektif, dan menyenangkan. Untuk itu pada postingan kali ini saya akan memberikan contoh Contoh Skripsi Pendidikan Lengkap yang mungkin bisa di gunakan dalam membantu memberikan variasi dalam pembelajaran baik model, ataupun metode dalam pembelajaran itu sendiri. Pada postingan ini saya akan memberikan semacam Makalah Motivasi Belajar yang saya beri judul Pengaruh Motivasi Belajar Dan Metode Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa.

Dapat dikatakan juga ini Contoh skripsi Korelasi karena adanya hubungan antara motivasi dan metode yang digunakan. Cara Membuat Makalah atau skripsi dalam blog Makalah Gratis ini saya buat se simple mungkin sehingga bagi anda yang ingin mengcopy silahkan menambahkan sendiri.

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Di era globalisasi seperti sekarang ini mutlak menuntut seseorang untuk membekali diri dengan ilmu pengetahuan agar dapat bersaing dan mempertahankan diri dari semakin kerasnya kehidupan dunia dan dari berbagai tantangan yang mau tidak mau harus dihadapi. Melalui pendidikanlah seseorang dapat memperoleh ilmu pengetahuan yang mereka butuhkan baik melaluipendidikan formal maupun non formal. Pendidikan menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia yang harus dipenuhi, yang mempunyai tujuan tinggi dari sekedar untuk tetap hidup, sehingga manusia menjadi lebih terhormat dan mempunyai kedudukan yang lebih tinggi daripada yang tidak berkependidikan. Pendidikan bertujuan untuk terus menerus mengadakan perubahan dan pembaharuan.

Pendidikan pada hakekatnya adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang (UUPN No. 2 1989, pasal 1). Sehingga dalam mengemban tugasnya guru dituntut dapat mendidik, mengajar dan melatih agar penguasaan konsep lebih tertanam.
Keberhasilan pendidikan dipengaruhi oleh perubahan dan pembaharuan dalam segala unsur-unsur yang mendukung pendidikan. Adapun unsur tersebut adalah siswa, guru, alat dan metode, materi dan lingkungan pendidikan. Semua unsur tersebut saling terkait dalam mendukung tercapainya tujuan pendidikan.

Perkembangan dunia pendidikan dari tahun ke tahun mengalami perubahan seiring dengan tantangan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di era global. Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh bangsa kita adalah masih rendahnya kualitas pendidikan pada setiap jenjang. Banyak hal yang telah dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional antara lain melalui berbagai pelatihan dan peningkatan kualitas guru, penyempurnaan kurikulum, pengadaan buku dan alat pelajaran serta perbaikan sarana dan prasarana pendidikan. Namun demikian mutu pendidikan yang dicapai belum seperti apa yang diharapkan. Perbaikan yang telah dilakukan pemerintah tidak akan ada artinya jika tanpa dukungan dari guru, orang tua, siswa, dan masyarakat. Berbicara tentang mutu pendidikan tidak akan lepas dengan proses belajar mengajar. Di mana dalam proses belajar mengajar guru harus mampu menjalankan tugas dan peranannya.

Keberhasilan seorang siswa dalam belajar dapat dilihat dari prestasi belajar siswa yang bersangkutan. Di dalam pendidikan siswa akan dinilai keberhasilannya melalui tes hasil belajar. Hasil yang diharapkan adalah prestasi belajar yang baik karena setiap orang menginginkan prestasi yang tinggi, baik siswa, guru, sekolah, maupun orang tua hingga masyarakat. Namun antara siswa satu dengan siswa yang lainnya berbeda dalam pencapaian prestasi belajar. Ada yang mampu mencapai prestasi yang tinggi, namun ada juga siswa yang rendah prestasi belajarnya. Bagi siswa sendiri prestasi belajar akuntansi sangat penting mengingat jurusan mereka adalah akuntansi agar siswa dapat mengetahui kelebihan dan kekurangannya terutama dalam belajar akuntansi sehingga dapat membuat perencanaan studi kelanjutannya.

Adanya perbedaan prestasi belajar siswa banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Prestasi belajar dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yaitu faktor yang bersumber dari dalam individu seperti kecerdasan, perhatian, minat, bakat, motivasi, kematangan dan kesiapan. Sedangkan faktor eksternal adalah semua faktor yang bersumber dari luar seperti lingkungan. Lingkungan ini terdiri dari tiga yaitu lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat. Lingkungan keluarga meliputi cara orang tua mendidik, relasi antar anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, pengertian orang tua dan latar belakang kebudayaan. Lingkungan sekolah meliputi metode mengajar, kurikulum, relasi guru dengan siswa, relasi siswa dengan siswa, disiplin sekolah, alat pelajaran, waktu sekolah dan lain-lain. Sedangkan lingkungan masyarakat meliputi keadaan siswa dalam masyarakat, mass media, teman bergaul dan bentuk kehidupan masyarakat.

Berkaitan dengan proses interaksi belajar mengajar ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan antara lain adalah motivasi belajar dan metode pembelajaran. Motivasi belajar merupakan salah satu faktor internal yang cukup penting dalam proses belajar mengajar. Motivasi diperlukan untuk menumbuhkan minat terhadap pelajaran yang diajarkan oleh guru. Sedangkan metode pembelajaran juga salah satu faktor yang menentukan berhasil tidaknya proses belajar mengajar, dengan metode yang tepat secara otomatis akan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Sehingga kedua faktor yang mempengaruhi prestasi belajar tersebut mempunyai andil yang cukup besar dalam kegiatan belajar.

Belajar adalah salah satu kegiatan yang membutuhkan motivasi. Sayangnya motivasi ini tidak selalu timbul, sehingga terlihat ada siswa yang bersemangat, ada juga yang malas, padahal menggerakkan motivasi belajar dapat mendorong pencapaian prestasi belajar secara optimal. Walaupun siswa mempunyai bakat dan minat yang tinggi tetapi bila tidak disertai dengan motivasi belajar maka hasil belajar tidak optimal begitu juga sebaliknya. Bisa juga siswa yang mempunyai intelegensi tinggi boleh jadi gagal karena kekurangan motivasi. Sehingga motivasi mempunyai peranan penting dalam kegiatan belajar karena motivasi adalah tenaga yang menggerakkan dan mengarahkan seseorang.

Selain siswa unsur yang penting dalam kegiatan pembelajaran adalah guru. Di tangan gurulah terletak kemungkinan berhasil atau tidaknya penyampaian tujuan belajar. guru sebagai pengarah dan pembimbing tidak hanya pandai dalam memilih metode pembelajaran namun usaha guru-guru untuk mengoptimalkan komponen pembelajaran diperlukan dalam rangka meningkatkan hasil belajar. Di mana akuntansi merupakan sebuah mata diklat yang membutuhkan kecermatan dan ketelitian sehingga metode yang digunakan harus sesuai agar mendapatkan hasil yang maksimal. Pengembangan metode yang tidak sesuai dengan tujuan pengajaran akan menjadi kendala untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan. Masalah yang timbul bagi siswa adalah bagaimana cara belajar yang efektif yaitu sesuai dengan teknik belajar yang standar dengan berlatih melatih otaknya untuk belajar terus dengan keteraturan, bagaimana melakukan penyesuaian dengan guru dan bagaimana menimbulkan kebiasaan teratur sehingga mencapai hasil belajar yang optimal.

Dari keterangan di atas peneliti mempunyai dugaan bahwa ada keterkaitan antara tinggi rendahnya motivasi belajar dan metode pembelajaran yang digunakan terhadap hasil belajar. Berdasarkan pengamatan tersebut di atas peneliti tertarik untuk meneliti masalah ini ke dalam skripsi dengan judul “PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN METODE PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA BIDANG STUDI AKUNTANSI KELAS XII IPS SMAN 11 KOTA JAMBI“

1.2 Rumusan Masalah Permasalahan yang diteliti dalam penelitian ini adalah :

1. Apakah terdapat pengaruh motivasi belajar dan metode pembelajaran terhadap hasil belajar siswa bidang studi akuntansi kelas XII IPS SMAN 11 Kota Jambi.

2. Apakah terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa bidang studi akuntansi kelas XII IPS SMAN 11 Kota Jambi.

3. Apakah terdapat pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar siswa bidang studi akuntansi kelas XII IPS SMAN 11 Kota Jambi.

1.3 Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara motivasi belajar dan metode pembelajaran terhadap hasil belajar siswa bidang studi akuntansi kelas XIi IPS SMAN 11 Kota Jambi.

2. Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa bidang studi akuntansi kelas XII IPS SMAN 11 Kota Jambi.

3. Untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh metode pembelajaran terhadap hasil belajar siswa bidang studi akuntansi kelas XII IPS SMAN 11 Kota Jambi.

1.4 Hipotesis Penelitian

Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap permasalahan dalam penelitian. Dalam penelitian ini penulis berhipotesis sebagai berikut: “Terdapat pengaruh motivasi belajar dan metode pembelajaran terhadap hasil belajar siswa bidang studi akuntansi kelas xi ips sman 11 kota jambi”.

1.5 manfaat penelitian

1. Manfaat Teoretis

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan sosial, memberikan masukan dalam rangka penyusunan teori dan konsep-konsep baru terutama untuk mengembangkan bidang ilmu pendidikan khususnya ilmu akuntansi, serta dapat digunakan sebagai acuan dalam penelitian selanjutnya yang sejenis.

2. Manfaat Praktis
a. Bagi Siswa
Diharapkan siswa selalu meningkatkan motivasi belajar akuntansi pada khususnya.

b. Bagi Guru
Mendorong guru untuk menciptakan proses belajar mengajar yang bisa menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap akuntansi dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat dan efektif dalam penyampaian materinya.

c. Bagi Sekolah
Sekolah dapat lebih meningkatkan kualitas proses belajar mengajar untuk keseluruhan mata pelajaran pada umumnya.
d. Bagi Peneliti
Merupakan wahana latihan pengembangan ilmu pengetahuan melalui kegiatan penelitian.

1.6 Keterbatasan Penelitian

Secara teknik operasionla hasil penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan yang memang diluar jangkauan atau kemampuan peneliti. Diantaranya adalah:

a. Pembagian subjek penelitian yang tidak dapat sepenuhnya dilakukan secara random, karena subjek penelitian yang dalam hal ini siswa telah dibagi-bagi atas beberapa kelas yang tidak dapat dirubah kembali sehubungan dengan pelaksanaan penelitian ini.
b. Dasar pengasumsian kesamaan kemampuan subjek penelitian terhadap bahan pelajaran sebelum pemberian perlakuan hanya didasarkan pada hasil pre test.

1.7 Defenisi Operasional

Menurut Nanang Hanafiah (2009:26) mengemukakan bahwa motivasi belajar merupakan kekuatan (power motivation), daya pendorong (driving force), alat pembangun kesediaan dan keinginan yang kuat dalam diri peserta didik untuk belajar secara aktif, kreatif, efektif, inovatif, dan menyenangkan dalam rangka perubahan perilaku, baik dalam aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor.

Sedangkan menurut Sardiman (2006:75) motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar yang menjamin kelangsungan kegiatan belajar dan yang memberikan arah kegiatan belajar sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subyek belajar itu dapat tercapai.

Motivasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah motivasi siswa dalam belajar akuntansi, baik dalam penyerapan materi yang telah diberikan oleh guru sampai pada penerapan ilmu dengan menyelesaikan soal-soal akuntansi.

Ahmadi (1997:52) menyatakan bahwa metode pembelajaran adalah suatu pengetahuan tentang cara-cara mengajar yang dipergunakan oleh guru atau instruktur. Metode pembelajaran yang dimaksud dalam penelitian ini adalah metode-metode yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan materi akuntansi.

Hasil adalah sesuatu yang diadakan (dibuat, dijadikan, dan lain-lain) oleh usaha (pikiran, dan sebagainya) (Tim penyusun KBBI, 1997:343).

Hasil belajar yang dimaksud dalam penelitian ini adalah hasil yang telah dicapai setelah melakukan kegiatan belajar mata pelajaran akuntansi yang dapat diketahui dari nilai ulangan per kompetensi dan sejauh mana keberhasilan terhadap materi yang diterima.

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Daya Hambat Ekstrak Buah Mengkudu Terhadap Pertumbuhan Bakteri Shigella Dysenteriae BAB II
  2. Contoh Proposal Skripsi Pendidikan
  3. Pengembangan Bahan Ajar Dalam Proses Pembelajaran Tematik Di Sekolah Dasar
  4. Kumpulan Judul Skripsi Pendidikan Lengkap
  5. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Group Resume
  6. Perencanaan Pembelajaran
  7. Daya Beda
  8. Tingkat Kesukaran
  9. Makalah Sistem Pemerintahan Desa
  10. Penerapan Balanced Scorecard Pada Pt Telekomunikasi Tbk