Pengaruh Latihan Sirkuit Dribbling Terhadap Kemampuan Dribbling Sepakbola Pada Siswa Kelas V Sdn 164 Sungai Bahar Muaro Jambi

BAB I
PENDAHULUAN

Pengaruh Latihan Sirkuit Dribbling Terhadap Kemampuan Dribbling Sepakbola

1.1 Latar Belakang Masalah
Perkembangan dibidang olahraga merupakan salah satu aspek pernbangunan yang tidak kalah pentingnya dibandingkan dengan aspek kehidupan lainnya. Hal ini disadari bahwa melalui olahraga akan dapat ditingkatkan ke segaran jasmani dan rohani serta membentuk sikap kepribadian yang serasi, selaras dan seimbang sesuai dengan hakekat pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Permainan sepak bola merupakan olahraga yang sangat populer dan digemari oleh masyarakat Indonesia. hal ini terlihat dari banyaknya lapangan sepakbola baik yang berukuran standar maupun yang tidak berurutan diberbagai pelosok desa dan kota. Permainan sepak bola digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia dan merambah sampai kepada kaum wanita, perusahaan-perusahaan, dinas instansi jawatan, sipil maupun militer, perguruan tinggi sampai ketingkat sekolah dasar.

Untuk dapat membentuk suatu kesebelasan yang baik dan tangguh tidak dapat dicapai dalam waktu yang singkat dan mendadak, penyiapan atlit harus di mulai dari usia yang muda, hal ini dapat mewujudkan prestasi yang maksimal.

Indonesia adalah salah satu dari sekian banyak negara-negara berkembang di dunia yang sedang giatnya melaksanakan pembangunan di Indonesia adalah salah satu dari sekian banyak negara-negara berkembang di dunia yang sedang giatnya melaksanakan pembangunan di segala bidang pembangurnan, daerah perkembangan diarahkan pada peningkatan manusia, dliharapkan terbentukya rnanusia Indonesia yang terampil, cerdas, berkepribadian, sehat jasmani dan rohani.

Sumber Daya manusia yang berkualitas diantaranya ditandai dengan peningkatan kesehatan jasmani dan rohani, yang berwatak, berkepribadian disiplin dan sportifitas yang tinggi, sehingga dapat membawa rasa kebangsaan nasional. Sekolah salah satu tempat untuk memasyarakatkan olahraga menjadi awal dalam pembangunan olahnga.

Pelaksanaan kegiatan olahraga di sekolah bertujuan untuk meningkatkan aktifitas fisik dan kesegaran jasmani serta menghasilkan manusia yang sehat. Di sisi lain kegiatannya bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat para siswa berprestasi dalam mewujudkan prcstasi yang maksimal, menurut Suharno (1973,21) tidak disangkal bahwa atlit yang bersemangat menentukan tercapainya prestasi yang maksimal, mengingat atlit merupakan manusia sebagai bahan rnentah yang akan diolah untuk perkembangan prestasi sesuai dengan olahraganya, maka perlu adanya proses pencarian bibit yang berbakat.

Dalam permainan sepak bola banyak yang harus diperhatikan dan harus dikuasai supaya dapat bermain dengan baik diantanya adalah unsur fisik dan unsur teknik. Kedua unsur tersebut tidak dapat dipisah-pisahkan dan saling mendukung antara yang satu dengan yang lain.

Menurut Soekatamsi (1997: 22) bahwa sepak bola merupakan salah satu cabang olah raga yang sangat digemari oleh semua lapisan masyakakat di Indonesia baik di kota-kota, di desa-desa, maupun sampai ke pelosok-pelosok tanah air, dari anak-anak, pemuda dan orang tua, pria maupun wanita. Hal ini dikarenakan permainan sepak bola dengan lapangan dan perlengkapan seadanya mudah dimainkan. bagi anak-anak. Untuk bermain sepak bola cukup dengan lapangan kecil-kecilan, dilakukan oleh beberapa orang anak saja. Adapun lapangannya asal ada tempat ruang, berupa lapangan olah raga di sekitar sekolah, halaman sekolah, halaman-halaman rumah, sawah yang sedang kering tidak ditanami, lorong-lorong. Semuanya asal tidak mengganggu atau tidak rnembahayakan. Dalam cuaca terang ataupun pada waktu hujan tidak menjadi halangan. Bola cukup bola plastik, atau bola pompa seadanya, dan untuk gawang cukup menggunakan tonggak-tonggak kosong.

Tiap sore, di pelosok Indonesia manapun lapangan-lapangan yang dapat digunakan untuk bermain sepak bola sering disaksikan pertandingan-pertandingan sepak bola baik yang menggunakan sepatu bola maupun yang tidak memakai sepatu bola di lapangan terbuka. Ternyata banyak penontonnya, bahkan pertandingan-penandingan sepak bola yang diselenggarakan di lapangan tertutup atau di stadion-stadion yang ditarik bayaran, penontonnya atau penggemarnya tetap cukup banyak.

Meskipun permainan sepak bola di Indonesia sudah dilakukan masyarakat semenjak zaman penjajah Belanda namun prestasi yang dicapai kesebelasan nasional PSSI sampai pada masa pembangunan ini belum seperti apa yang diharapkan, oleh karena itulah didalam memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat, permainan sepak bola merupakan salah satu cabang olah raga yang diprioritaskan untuk bina, dengan permasalahan permainan sepak bola dimulai semenjak usia muda atau dari sekolah dasar, dimaksudkan sebagai tahap persiapan.

Mata Penjas Orkes di sekolah tidak bisa ditinggalkan, karena telah dituangkan dalam kurikulum KTSP dan GBHN 1998 yang bertujuan dapat membantu meningkatakan keterampilan jasmani dan juga dapat memupuk kerjasama antara siswa yang kurang baik ke arah yang lebih baik, sehingga dapat membntu siswa belajar dengan lebih baik.

Pernainan sepak bola sangat digemari masyarakat. dari berbagai suku. dan terdiri dari berbagai provinsi, dinas instansi, perusahaan-perusahaan dan perguruan tinggi sampai ke tingkat sekolah dasar, salah satunya SDN 164/IX Sungai Bahar Muaro Jambi yang ingin meningkatkan keterampilan dan peningkatan sepak bola.

Untuk meningkatkan teknik dasar dribbling dalam permainan sepak bola perlu dilakukan latihan dengan baik, sehingga mampu meningkatkan peningkatan siswa dalam permainan sepak bola termasuk dengan menggunakan latihan sirkuit dribbling.

Setelah diperhatikan dan dicermati penjelasan di atas, maka penulis menyimpulkan untuk meningkatkan mutu maupun prestasi dalarn permainan sepak bola pada SDN 164/IX Sungai Bahar Muaro Jambi, penulis merasa sangat penting untuk mengemukakan dan mengangkat suatu permasalahan dalam penelitian yang berjudul “Pengaruh Latihan Variasi Sirkuit Dribling terhadap kemampuan Dribling Dalam Permainan Sepak Bola Pada Siswa Putra kelas V SDN 164/IX Sungai Bahar Muaro Jambi.

1.2 Batasan Masalah

Dari berbagai masalah yang muncul kemukakan masalah di sekolah, maka perlu diadakan pembatasan masalah agar penelitian ini mendalam pengkajiannya. Masalah ini dibatasi pada pengaruh latihan sirkuit dribbling terhadap peningkatan dribbling dalam permaian sepak bola pada Siswa Putra kelas V SDN 164/IX Sungai Bahar Muaro Jambi.

1.3 Rumusan Masalah
Berdasarkan batasan masalah, maka dapat di artikan rumusan masalah sebagai berikut :Apakah Terdapat Pengaruh Latihan Sirkuit Dribling terhadap kemampuan Dribling Dalam Permainan Sepak Bola Pada Siswa Putra kelas V SDN 164/IX Sungai Bahar Muaro Jambi.

1.4 Tujuan Penelitian
Dengan diadakan penelitian ini tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh latihan sirkuit dribbling terhadap kemampuan dribbling dalam permainan sepak bola pada Siswa Putra kelas V SDN 164/IX Sungai Bahar Muaro Jambi.

1.5 Manfaat Penelitian
Dari lnsil penelitian ini akim bermanfaat bagi semua pihak yang terkait dalam penyelenggarakan pendidikan di SDN 164/IX Sungai Bahar Muaro Jambi, baik secara langsung maupun tidak langung, pihak-pihak yang akan banyak mengambil manfaat hasil penelitian ini antara lain sebagai berikut :
l.6.1 Bagi Guru, akan mengambil manfaat berupa keterampilan yang dapat diajarkan kepada siswa dalam upaya meningkatkan keterampilan siswa dalam dribbling permainan sepak bola. Keterampilan-keterampilan tersebut berupa upaya pengembangan rnetode pembelajaran sepak bola yang dapat diinovasi sesuai dengan kebutuhan lapangan dan penemuan-penemuan dalam penerapannya.
1.6.2 Bagi internal adalah subjek dalam penelitian ini yang rnendapat perhatian khusus, terutama nrasajah keterampilan rnereka dalam deribling bola siswa akan banyak mendapat perlakuan pembelajaran yang langsung akan mereka rasakan dalarn pengernbangan dan peningkatan keterarnpilan bermain sepak bola.
1.6.3 Bagi peneliti adalah lembaga pendidikan yang bertanggung jawab atas keberhasilan pendidikan. Keberhasilan sekolah sangat tergantung dari kebcrhasilan guru dalam mengajar. Guru sebagai pendidik di sekolah hanrs mampu merancang pembelajaran yiurg kreatif dan efektif.
Penelitian ini adalah salah satu bentuk pembaharuan dan inovasi yang dapat dijadikan sebagai salah satu acuan bagi peneliti dan guru yang lainnya di sekolah unluk megembangkan ke arah pembelajaran yang lebih baik.
1.6.4 Untuk memenuhi salah satu syarat bagi penulis dalam memperoleh gelar sarjana pada Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan Universitas Jambi.
1.6.5 Sebagai bahan bacaan pada perpustakaan Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan khususnya Jurusan Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan Universitas Jambi.

Untuk Membaca BAB II nya silahkan klik Pengaruh Latihan Sirkuit Dribbling Terhadap Kemampuan Dribbling Sepakbola (BAB II)

Untuk Membaca BAB III nya silahkan klik Pengaruh Latihan Sirkuit Dribbling Terhadap Kemampuan Dribbling Sepakbola (BAB III)

 

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Aplikasi Kompos Ara Sungsang Dan Kotoran Sapi Untuk Memperbaiki Kepadatan Ultisol
  2. Analisis Komparatif Pendapatan Usaha Tani Kelapa dan Usaha Tani Pinang
  3. Contoh Proposal Skripsi Pendidikan : Penggunaan CD Multimedia Interaktif Biologi Menggunakan Macromedia Flash 8
  4. Pengaruh Jenis Kelamin Terhadap Bobot Potong, Bobot Karkas dan Bobot Komponen Non Karkas Kambing Peranakan Etawah
  5. Pengaruh Latihan Sirkuit Dribbling Terhadap Kemampuan Dribbling Sepakbola (BAB II)
  6. Analissi Kondisi Fisik Pemain Bulutangkis Dalam Kegiatan Ekstrakulikuler Pada Siswa Putra SMA Negeri 3 Batanghari
  7. Upaya Guru Aqidah Akhlak Dalam Pembinaan Akhlak Siswa Di Madrasah Tsnawiyah Negeri
  8. Pengaruh Variasi Latihan Lompat Gawang Dan Lari Sprint 50 Meter Terhadap Hasil Lompat Jauh Gaya Menggantung
  9. Identifikasi Jenis Jenis Lumut (Bryophyta) di Kebun Raya Bukit Sari
  10. Daya Hambat Ekstrak Buah Mengkudu terhadap Pertumbuhan Bakteri Shigella dysenteriae