Contoh Skripsi Cara Meningkatkan Hasil Lari Sprint 100 Meter Melalui Latihan Variasi Speed Ladder Drill

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Olahraga adalah salah satu sarana penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Selain untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani, olahraga juga sebagai salah satu sarana yang dapat mengangkat harkat dan martabat suatu bangsa.

“Keolahragaan nasional bertujuan memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran, prestasi kualitas manusia, menanamkan nilai moral dan akhlak mulia, sportivitas, disiplin, mempererat dan membina persatuan dan kesatuan bangsa, memperkukuh ketahanaan nasional, serta meningkatkan harkat, martabat, dan kehormatan bangsa” (UU RI.3 Tahun 2005 pasal 4).

Uraian di atas menyatakan bahwa untuk memiliki kesehatan yang memadai sebagai upaya untuk mengatasi masalah yang muncul menghadapi beban fisik dalam kehidupan modern dapat dibantu dengan melakukan kegiatan berolahraga.

Atletik merupakan bentuk olahraga yang menjadi dasar dari setiap gerak olahraga lain. Olahraga ini bergantung pada kelincahan dan kekuatan otot, yang merupakan kunci setiap gerak olahraga lainya. Dengan pembelajaran atletik berarti mempersiapkan dasar dari setiap olahraga, untuk proses kecabangan olahraga selanjutnya. Gerakan yang terdapat pada semua cabang olahraga, pada intinya merupakan gerakan dasar yang berasal dari gerakan pada olahraga atletik. Olahraga atletik merupakan kegiatan jasmani yang terdiri dari gerakan-gerakan yang dinamis dan harmonis seperti: jalan, lari, lompat dan lempar (Djumidar, 2001: 1.3)

Adapun cabang olahraga atletik memiliki nama-nama nomor atletik sebagai berikut : Jalan cepat, Lari (Pendek atau sprint (100 meter, 200 meter, 400 meter), menengah atau middle distance ( 800 meter – 1500 meter) dan jauh atau long distance (3000 meter – 5000 meter – 10.000 – marathon)), Lempar (Lembing, Cakram, tolak peluru), Lompat (lompat tinggi, lompat jauh, lompat lari jingkat, lompat tinggi galah), Panca lomba, sapta lomba. (Muhajir, 1997:96).

Beberapa nomor yang terdapat dalam atletik khususnya Lari Sprint adalah olahraga yang cukup diminati. Gerakan yang terdapat dalam Lari Sprint adalah gerakan dimana peserta lari dengan kecepatan penuh sepanjang jarak yang harus ditempuh, sampai dengan jarak 400 meter masih dapat digolongkan dalam lari sprint (Soebroto,1978:143).

Lari sprint membutuhkan ketanguhan langkah/straiding yang sangat tinggi ( kecepatan dari kontraksi otot-otot ), berusaha menjadikan si pelari terbiasa dengan langkah-langkah yang ideal dalam perlombaan dan pelari menyesuaikan dirinya pada usaha yang seimbang yang ada pada dirinya kemudian pada pergantian langkah diperlukan pengontrolan pada diri sendiri, rasa relax dan percepatan berlari (Bellesteros,1979:16). Untuk mencapai hasil lari yang baik ada beberapa unsur yang harus diperhatikan yaitu : gerakan start, gerakan sprint, dan gerakan finish. (Soebroto,1978:32).

Menurut suharno (1993:20) yang dibutuhkan dalam lari sprint adalah kecepatan bergerak yakni kemampuan atlet bergerak secepat mungkin dalam satu gerak yang di tandai waktu antara gerak permulaan dengan gerak akhir. Unsur gerak kecepatan merupakan unsur kemampuan gerak dasar setelah kekuatan dan daya tahan yang berguna untuk mencapai mutu prestasi prima. Kecepatan atlet dapat ditingkatkan tergantung dari potensi sejak lahir dan hasil latihan teratur, cermat dan tepat.

Untuk meraih hasil yang baik membutuhkan pembinaan waktu yang cukup lama. Waktu yang cukup lama bagi siswa sering kali menjemukan atau membosankan. Pelatih harus bisa memikirkan bagaimana supaya siswa tidak bosan. Sebab bosan akan mengurangi motivasi untuk berlatih. Untuk mengatasi kebosanan dan kejemuan atlit atau siswa dalam berlatih, para pelatih perlu menggunakan metode-metode dan materi/isi latihan secara bervariasi (syafruddin,1992:166).

Menurut McMane (2008:11) Hal pertama yang di ingat mengenai latihan untuk sebuah nomor perlombaan adalah bahwa sebuah kaidah tidak biasa diterapkan untuk setiap orang. Tidak ada tubuh yang persis sama, maka menyempurnakannya pun tidak sama caranya bagi setiap orang. Bukan jumlah jam latihan anda yang terpenting melainkan apa yang anda lakukan pada saat itu. Cara anda menjalani latihan adalah penting, Jika anda tidak memiliki dorongan untuk berlatih sebaiknya anda tidak melakukanya.

Sesuai dengan pengamatan penulis saat melakukan PPL di SMP Negeri 6 Kota Jambi tahun ajaran 2011/2012. Bentuk latihan dengan bentuk variasi kurang dilakukan, guru olahraga masih melakukan latihan dengan pola latihan siswa melakukan lari sprint 100 meter berkali-kali, kemudian langsung dilakukan evaluasi. Sehingga banyak siswa melakukan tidak sungguh-sungguh, bosan dan ingin kegiatan tersebut cepat selesai.

Terbukti berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan siswa banyak yang mendapatkan hasil yang kurang baik, tidak sesuai dengan yang ditarget yang telah ditentukan. Dengan kriteria target sekurang kurangnya yang harus dipenuhi adalah 15,4 detik dan 13,5 untuk nilai yang sudah dianggap sangat baik. Hal ini membuat penulis berpikir dan mencari jalan keluar dengan memberikan metode latihan yang baru dan berbentuk variasi dengan tujuan agar siswa saat melakukan kegiatan tersebut tidak merasa bosan tanpa melupakan tujuan akhir siswa mendapatkan hasil yang baik dan diatas rata-rata yang sudah ditentukan.

Salah satu bentuk latihan yang dapat dilakukan adalah Variasi speed ladder drill merupakan salah satu metode latihan yang dapat meningkatkan kecepatan dari kontraksi otot-otot dalam melakukan lari sprint. Untuk meningkatkan kemampuan lari sprint siswa dibutuhkan latihan yang mengarah pada teknik dasar lari sprint dan peningkatan kecepatan dari kontraksi otot-otot serta koordinasi gerakan dasar lari sprint itu sendiri. Menyadari pentingnya latihan yang mengarah pada penguasaan teknik dasar dan peningkatan kecepatan dari kontraksi otot-otot yang berperan penting dalam lari sprint maka latihan harus mengarah langsung pada dua aspek tersebut.

Dengan demikian latihan mengunakan Variasi speed ladder drill diharapkan mampu meningkatkan kecepatan dari kontraksi otot-otot yang akan berpengaruh terhadap kemampuan lari sprint.

Dengan memperhatiakan uraian diatas maka penulis ingin meneliti yang berjudul : “Meningkatkan Hasil Lari Sprint 100 Meter Melalui Latihan Variasi Speed Ladder Drill Pada Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 6 Kota Jambi

1.2 Batasan Masalah

Agar tidak terjadi penafsiran yang berbeda dan supaya adanya persepsi yang sama dalam penelitian ini, maka diperlukan diadakan pembatasan masalah.

Adapun masalah yang dibatasi dalam penelitian ini adalah : Bentuk latihan yang digunakan adalah latihan variasi speed ladder drill terhadap peningkatan hasil lari sprint 100M. Adapun bentuk variasinya adalah sebagai berikut: 1. Single leg run 2. Double leg run 3. In and auts 4. Hop scotch.

1.3 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas maka penulis membuat suatu rumusan masalah yaitu: apakah dengan latihan variasi speed ladder drill dapat meningkatkan hasil lari sprint 100 Meter pada siswa putra Kelas VIII SMP Negeri 6 Kota Jambi?

1.4 Tujuan Penelitian

Sesuai dengan masalah yang telah dirumuskan, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan hasil penelitian mengenai : “Meningkatkan Hasil Lari Sprint 100 Meter Melalui Latihan Variasi Speed Ladder Drill Pada Siswa Putra Kelas VIII SMP Negeri 6 Kota Jambi

1.5 Manfaat Penelitian

Dari penelitian ini, manfaat yang diharapkan dapat diambil adalah sebagai
berikut :

1. Sebagai bahan pertimbangan guru olahraga untuk meningkatkan lari sprint 100 meter siswa, khususnya pada siswa SMP Negeri 6 Kota Jambi.

2. Siswa dapat belajar bagaimana cara meningkatkan teknik dan hasil kecepatan pada olahraga lari sprint 100 meter.
3. Penelitian ini memberikan masukan yang baik pada sekolah dalam proses pembelajaran olahraga atletik dalam meningkatkan hasil kecepatan pada olahraga lari sprint

4. Sebagai bahan banding masyarakat dalam mempelajari teknik lari sprint 100 meter

Terimakasih telah membaca Contoh skripi pendidikan Lengkap porkes Meningkatkan Hasil Lari Sprint 100 Meter Melalui Latihan Variasi Speed Ladder Drill

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Perencanaan Pembelajaran
  2. Contoh Skripsi Budaya Organisasi Sebagai Penunjang Peningkatan Kinerja Organisasi
  3. Pengaruh Permainan Kecil Terhadap Kebugaran Jasmani Siswa
  4. Skripsi Tentang Macromedia Flash Dalam Pembelajaran
  5. Upaya Pemerintah Desa dalam Mempertahankan Hukum Adat
  6. Hubungan Keseimbangan (Balance) Dengan Kemampuan Bermain Sepak Takraw BAB III
  7. Pemanfaatan Tumbuhan Langka Kantong Semar | Nepenthes sp | Makalah Kantong Semar
  8. Pelaksanaan RKL dan RPL PKS PT. Asiatic Persada Dalam Pengolahan Limbah Cair BAB II
  9. Hubungan Nuansa Paikem Guru Dalam Proses Belajar Mengajar Dan Fasilitas Belajar Dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran Ekonomi BAB II
  10. Kumpulan Judul Skripsi Peternakan Lengkap