Contoh Makalah Desain Pembelajaran Model PPSI

BAB I
PENDAHULUAN

Makalah Desain Pembelajaran model PPSI

1.1. Latar belakang
Desain pembelajaran merupakan prinsip-prinsip penerjemahan dari pembelajaran dan instruksi ke dalam rencana-rencana untuk bahan-bahan dan aktivitas-aktivitas instruksional (Smith and Ragan, 1993). Lebih lanjut mereka mengatakan bahwa desain pembelajaran dapat dianggap sebagai suatu sistem yang berisi banyak komponen yang saling berinteraksi. Komponen-komponen tersebut harus dikembangkan dan diimplementasikan untuk kelengkapan suatu instruksional.

Sistem pengembangan instruksional sering kali direpresentasikan sebagai model grafik. Beberapa tahun terakhir sejumlah model desain pembelajaran diperkenalkan oleh beberapa ahli/tokoh. Gentry mengatakan bahwa model desain pembelajaran adalah suatu representatif grafik tentang suatu pendekatan sistem, yang dirancang untuk memfasilitasi pengembangan yang efektif dan efisien dari pembelajaran.
Tujuan dari desain pembelajaran yaitu membuat pembelajaran lebih efektif dan efisien dan mengurangi tingkat kesulitan pembelajaran (Morrison, Ross, dan Kemp, 2007).

1.2. Rumusan Masalah
• Bagaimana pemahaman terhadap desain pembelajaran model PPSI?
• Bagaimana penerapan langkah-langkah desain pembelajaran model PPSI dalam kimia?

1.3. Tujuan
Adapun tujuan yang hendak dicapai dalam pembuatan makalah yaitu untuk mendeskripsikan model-model desain rencana pembelajaran terutama model desain rencana pembelajaran model PPSI sehingga dapat memecahkan permasalahan strategi pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran ini.

1.4. Manfaat Tulisan
Manfaat penulisan ini adalah supaya bahan pengajaran dapat lebih dipahami oleh para peserta didik, dan memungkinkan peserta didik untuk menguasai tujuan pengajaran yang lebih baik.

BAB II
Isi dan Pembahasan

2.1. Definisi Desain Pembelajaran
PPSI merupakan singkatan dari prosedur pengembangan sistem intruksional. Istilah sistem instruksional mengandung pengertian bahwa PPSI menggunakan pendekatan sistem dimana pembelajaran adalah suatu kesatuan yang terorganisasi, yang terdiri dari seperangkat komponen yang saling berhubungan dan bekerjasama satu sama lain secara fungsional dan terpadu dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan.

2.2. Langkah-langkah model pengembangan PPSI :
I. PERUMUSAN TUJUAN
1. Bersifat operasional
2. Berbentuk hasil belajar
3. Berbentuk tingkah laku
4. Hanya ada satu tingkah laku

II. PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI
1. Menentukan jenis tes yang akan digunakan menilai ketercapaian tujuan
2. Menyusun item soal untuk menilai setiap tujuan

III. KEGIATAN BELAJAR
1. Merumuskan semua kemungkinan kegiatan belajar untuk mencapai tujuan
2. Menetapkan kegiatan yang perlu atau tidak perlu ditempuh

IV. PENGEMBANGAN PROGRAM KEGIATAN
1. Merumuskan materi pelajaran
2. Menetapkan metode yang digunakan
3. Memilih alat dan sumber belajar yang dipakai
4. Menyusun jadwal

V. PELAKSANAAN
1. Mengadakan pretest
2. Menyampaikan materi pelajaran
3. Mengadakan Posttest
4. Perbaikan

2.3. Contoh PPSI dalam pelajaran kimia
Bidang studi : IPA
Subbidang studi : KIMIA
Satuan Bahasan : UNSUR-UNSUR RADIOAKTIF
Semester : 2 (Dua)
Waktu : 2 x 45 menit

I. PERUMUSAN TUJUAN
 Tujuan Intruksional Umum
Memahami karakteristik unsure-unsur penting, kegunaan dan bahayanya, serta terdapatnya di alam.
 Tujuan Intruksional Khusus
Siswa mampu mendeskripsikan unsure-unsur radioaktif dari segi sifat-sifat fisik dan sifat-sifat kimia, kegunaan, dan bahayanya.

II. PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI
1. Mengumpulkan informasi (artikel, berita dari media cetak/elektronik, tentang pemanfaatan dan dampak unsure radioaktif dalam kehidupan sehari-hari.
Petunjuk:
a) Tugas secara perorangan;
b) Informasi minimal 5 buah;
c) Setiap informasi dikemas dalam kliping dengan kolom surat kabar;
d) Waktu pengumpulan maksimal 2 minggu;
e) Tidak diperkenankan dalam bentuk fotokopi;
2. video animasi radioaktif seperti reaksi fisi.
3. rumusan pertanyaan/tes.
Tes awal (pre test)
• Mengapa sinar X tidak termasuk unsur radioaktif?
• Bagaimana sinar X dibangkitkan ?
Tes akhir (post test)
• Urutkan daya tembus dan daya ionisasi sinar alfa, beta, dan gama dari yang paling lemah ke paling kuat ?
• Tentukan X dan Y dari reaksi inti berikut:
a) 7N14 + n à 6C14 + X
b) 12Mg24 + Y à 14Si27 + n
• Suatu unsur radioaktif setelah memancarkan sinar b menghasilkan unsur stabil yang letaknya pada golongan VA dalam SPU. Golongan berapakah unsur radioaktif tersebut?
• Jelaskan penggunaan zat radioaktif dalam kehidupan sehari-hari
Bahan Satuan Bahasan.
1. Menyimak
2. diskusi
3. permainan

III. KEGIATAN BELAJAR-MENGAJAR
a. Merumuskan semua kemungkinan kegiatan belajar untuk mencapai tujuan
Jika ada instalasi listrik dapat menggunakan infokus, OHP dan media internet dan alat peraga untuk menunjang pembelajaran, dan dalam proses pembelajaran menggunakan metode diskusi, tanya jawab, presentasi dengan menggunakan aplikasi power point.
b. Menetapkan kegiatan yang tidak perlu ditempuh
Ketika pembelajaran berada pada daerah-daerah yang sulit jaringan, untuk menggunakan media internet agak sulit.
c. Menetapkan kegiatan yang akan ditempuh
Yang akan ditempuh menggunakan infokus atau OHP untuk menyampaikan materi ataupun menjelaskan materi.

IV. PENGEMBANGAN PROGRAM KEGIATAN
 Merumuskan materi pelajaran
1. Partikel-partikel yang dipancarkan zat radioaktif
2. Struktur Inti
2.1. Stabilitas
2.2. Nuklida di Atas Pita Kestabilan
2.3. Nukida di Bawah Pita Kestabilan
2.4. Peluruhan
2.5. Kecepatan Peluruhan
dst.
Metode yang digunakan SNOWBAL THROWING

Langkah-langkah:
1. Memberikan pengenalan materi unsur-unsur radioaktif.
Radioaktivitas merupakan sifat suatu unsure yang dapat memancarkan radiasi (sinar) secara spontan.Sinar-sinar radioaktif mempunyai sifat-sifat: 1) Dapat menembus kertas atau lempengan logam tipis, 2) Dapat mengionkan gas yang disinari, 3) Dapat menghitamkan pelat film, 4) Menyebabkan benda-benda berlapis ZnS dapat berpendar (fluoresensi), dan 5) Dapat diuraikan oleh medan magnet menjadi tiga berkas sinar, yaitu sinar α, β, dan γ

2. Guru meyinggung materi sebelumnya untuk menghubungkan dengan materi yang akan dipelajari.
3. Guru memberikan contoh unsur-unsur radioaktif dalam kehidupan sehari-hari.
4. Guru membagi siswa menjadi 4 kelompok dan memanggil masing-masing ketua kelompok untuk memberikan penjelasan tentang materi
5. Masing-masing ketua kelompok kembali ke kelompoknya masing-masing, kemudian menjelaskan materi yang disampaikan oleh guru kepada temannya
6. Kemudian masing-masing siswa diberikan satu lembar kertas kerja, untuk menuliskan satu pertanyaan apa saja yang menyangkut materi yang sudah dijelaskan oleh ketua kelompok.
7. Kemudian kertas yang berisi pertanyaan tersebut dibuat seperti bola dan dilempar dari satu siswa ke siswa yang lain selama ± 15 menit
8. Setelah siswa dapat satu bola/satu pertanyaan diberikan kesempatan kepada siswa untuk menjawab pertanyaan yang tertulis dalam kertas berbentuk bola tersebut secara bergantian
9. Siswa mempresentasikan hasil diskusi kelompok dari pertanyaan-pertanyaan tadi dan laporan tugas kelompok berkaitan dengan sifat-sifat, manfaat dan bahaya unsure radioaktif.
10. Guru menugaskan siswa secara berkelompok untuk membuat paper tentang peranan unsure radioaktif dalam kehidupan sehari-hari.

 Alat Pelajaran
1. Papan Tulis
2. Laptop
3. Projector

 Sumber Bahan
Buku pelajaran KIMIA SMA kelas XII
 Pegangan Siswa :
Lks dan buku paket karangan bebas
 Pegangan Guru :
Rahardjo,sentot budi. 2006. KIMIA Berbasis EKSPERIMEN 3 Untuk kelas XII SMA dan MA. Solo:Tiga serangkai
Ari Harnanto, Ruminten. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional
Budi Utami, et al. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/MA Kelas XII Program Ilmu Alam. Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional
Crys Fajar Partana, Antuni Wiyarsi. 2009. Mari Belajar Kimia 3: Untuk SMA-MA Kelas XII IPA. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional
Elisabeth Deta Lustiyati, Jauharotul Farida, Sugiyarto. 2009. Aktif Belajar Kimia: untuk SMA dan MA Kelas XII Jakarta: Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2009
Sastrohamidjojo, Hardjono. 2001. Kimia Dasar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Sastrohamidjojo, Hardjono. 2001. Kimia Dasar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Suwardi, Soebiyanto, Th. Eka Widiasih. 2009. Panduan pembelajaran Untuk SMU & MA Kimia 12. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional
Teguh Pangajuanto, dkk. 2009. Kimia 3 : Untuk SMA/MA kelas XII. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional
Wening Sukmawati, 2009. Kimia 3: Untuk SMA dan MA Kelas XII. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional

 Menyusun jadwal
 Jam 08.00-08.10=guru memberi salam dan mengabsen siswa
 Jam 08.10-08.30=mengadakan pretest sebelum masuk materi
 Jam 08.30-09.15=masuk kemateri pelajaran
 Jam 09.15-09.30=mengadakan post test dan penutup
 Perbaikan dilakukan di jam istirahat atau jam kosong siswa yang bersangkutan.

V. PELAKSANAAN
1. Mengadakan Pre-test

 Mengapa sinar X tidak termasuk unsur radioaktif?
 Bagaimana sinar X dibangkitkan ?

2. Menyampaikan Materi Pelajaran

Sifat-sifat unsur radioaktif
Radioaktivitas merupakan sifat suatu unsure yang dapat memancarkan radiasi (sinar) secara spontan.Sinar-sinar radioaktif mempunyai sifat-sifat: 1) Dapat menembus kertas atau lempengan logam tipis, 2) Dapat mengionkan gas yang disinari, 3) Dapat menghitamkan pelat film, 4) Menyebabkan benda-benda berlapis ZnS dapat berpendar (fluoresensi), dan 5) Dapat diuraikan oleh medan magnet menjadi tiga berkas sinar, yaitu sinar α, β, dan γ

Kegunaan dan Bahaya unsur radioaktif (1 Jp)
Kegunaan radioaktif antara lain: 1) Sebagai Perunut (meliputi Bidang Kedokteran, Bidang Industri, Bidang Hidrologi, Bidang Kimia, Bidang Biologi, Bidang Pertanian, dan Bidang Peternakan dan 2) Sebagai Sumber Radiasi (meliputi Bidang Kedokteran, Bidang Industri, Bidang Peternakan).

Dampak negatif dari radiasi zat radioaktif, antara lain: 1) Radiasi zat radioaktif dapat memperpendek umur manusia. Hal ini karena zat radioaktif dapat menimbulkan kerusakan jaringan tubuh dan menurunkan kekebalan tubuh, 2) Radiasi zat radioaktif terhadap kelenjar-kelenjar kelamin dapat mengakibatkan kemandulan dan mutasi genetik pada keturunannya, 3) Radiasi zat radioaktif dapat mengakibatkan terjadinya pembelahan sel darah putih, sehingga mengakibatkan penyakit leukemia, dan 4) Radiasi zat radioaktif dapat menyebabkan kerusakan somatis berbentuk local dengan tanda kerusakan kulit, kerusakan sel pembentuk sel darah, dan kerusakan sistem saraf.

3. Menggunakan Post-test
 Urutkan daya tembus dan daya ionisasi sinar alfa, beta, dan gama dari yang paling lemah ke paling kuat ?
 Tentukan X dan Y dari reaksi inti berikut:
a) 7N14 + n à 6C14 + X
b) 12Mg24 + Y à 14Si27 + n
 Suatu unsur radioaktif setelah memancarkan sinar b menghasilkan unsur stabil yang letaknya pada golongan VA dalam SPU. Golongan berapakah unsur radioaktif tersebut?
 Jelaskan penggunaan zat radioaktif dalam kehidupan sehari-hari

4. Remidial

BAB III
PENUTUP

3.1. KESIMPULAN
Model pengembangan PPSI dilakukan untuk rancangan pembelajaran sebagaimana langkah-langkah berikut :
I. PERUMUSAN TUJUAN
a. Bersifat operasional
b. Berbentuk hasil belajar
c. Berbentuk tingkah laku
d. Hanya ada satu tingkah laku

II. PENGEMBANGAN ALAT EVALUASI
a. Menentukan jenis tes yang akan digunakan menilai ketercapaian tujuan
b. Menyusun item soal untuk menilai setiap tujuan
III. KEGIATAN BELAJAR
a. Merumuskan semua kemungkinan kegiatan belajar untuk mencapai tujuan
b. Menetapkan kegiatan yang perlu atau tidak perlu ditempuh

IV. PENGEMBANGAN PROGRAM KEGIATAN
a. Merumuskan materi pelajaran
b. Menetapkan metode yang digunakan
c. Memilih alat dan sumber belajar yang dipakai
d. Menyusun jadwal

V. PELAKSANAAN
a. Mengadakan pretest
b. Menyampaikan materi pelajaran
c. Mengadakan Posttest
d. Perbaikan

DAFTAR PUSTAKA


www.unjabisnis.net
Harjanto, 2008,”Perencanaan Pengajaran”, Jakarta : Rineka Cipta
Rahardjo,sentot budi. 2006. KIMIA Berbasis EKSPERIMEN 3 Untuk kelas XII SMA dan MA. Solo:Tiga serangkai

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Fenomena Pendidikan Di Lingkungan Keluarga
  2. Keterampilan Mengadakan Variasi Belajar
  3. Ancaman Sebagai Motivasi? | Motivasi Dalam Belajar
  4. Evaluasi Pembelajaran Pendidikan
  5. Contoh Makalah korupsi
  6. Perencanaan Pembelajaran
  7. Pembelajaran aktif (active learning)
  8. Keterampilan Memberi Penguatan
  9. Kelebihan Metode Pembelajaran Di Luar Kelas
  10. Arti Pendidikan | Pengertian Pendidikan