A.Pengertian

Keterampilan mengadakan variasi adalah keterampilan guru dalam PBM dengan menggunakan variasi atau proses perubahan dalam pengajaran untuk mengatasi kebosanan siswa.

Manfaat menghilangkam kebosanan:
1. Kebosanan merupakan masalah yang terjadi di mana-mana dan orang berusaha menghilangkan atau menguranginya.
2. Kebosanan terjadi bila seseorang selalu melihat, merasakan atau mengalami peristiwa yang sama secara terus-menerus.
3. Umumnya orang menginginkan sesuatu yang baru, ada perubahan, ingin ada variasi dalam kehidupan.

Kebosanan juga merupakan masalah besar di sekolah karena sering terjadi, siswa merasa bosan dengan metode guru, gaya mengajar guru, posisi guru yang kaku dan suara guru monoton pada interaksi searah guru dengan siswa. Hal ini membuyarkan perhatian siswa sehingga hasil belajar terganggu.

Untuk mengatasi kebosanan siswa dalam PBM, guru perlu menguasai keterampilan mengadakan variasi.

B. Penggunaan di Dalam Kelas

Kemanfaatan keterampilan mengadakan variasi dalam mengajar terutama untuk pemusatan perhatian dan pemberian motivasi, antara lain sebagai berikut ;

a) Untuk menimbulkan dan meningkatkan perhatian siswa kepada aspek-aspek belajar-mengajar yang relevan.
b) Untuk memberikan kesempatan berkembangnya bakat ingin mengetahui dan menyelidiki siswa tentang hal-hal yang baru.
c) Untuk memupuk tingkah laku yang positif terhadap guru di sekolah dengan berbagai cara mengajar yang lebih hidup dan lingkungan belajar yang lebih baik.
d) Untuk memberi kesempatan kepada siswa mendapatkan cara menerima pelajaran yang disenanginya.
e) Untuk lebih meningkatkan kadar CBSA proses belajar mengajar dengan melibatkan siswa dalam berbagai pengalaman yang menarik dan terarah pada berbagai tingkat kognitif.

Prinsip-prinsip penggunaan.
a) Variasi hendaknya digunakan dengan suatu maksud tertentu, relevan dengan tujuan yang hendak dicapai, cocok dengan kemampuan anak dan kakikat pendidikan, penggunaan variasai yang wajar dan beragam.
b) Variasi harus digunakan secara lancar dan berkesinambungan sehingga tidak akan merusak perhatian siswa dan tidak mengganggu pelajaran.
c) Komponen-komponen variasi tertentu memerlukan susunan dan perencanaan yang baik (tercantum dalam RPP, luwes, dan spontan)

C. Komponen Keterampilan Mengadakan Variasi

1. Variasi dalam gaya mengaiar, mencakup hal-hal berikut ini:

a) Penggunaan variasi suara
Guru memberivariasidaiam nacia suara, voiume suara, dan kecepatan berbicara.
b) Mimik dan gerak.
Guru rnengadakan perubahan mimik dan gerak (tangan dan badan) untuk memperjelas penyajiannya.
c) Kesenyapan.
Guru dengan sengaja memberikan waktu senyap atau hening dalam pembicaraannya.
d) Kontak pandang
Guru melayangkan pandang dan melakukan kontak pandang dengan siswanya.
e) Perubahan posisi.
f) Guru bergerak dalam kelas untuk maksud yang berbeda-beda.
Guru memberikan tekanan pada butir-butir penting dari penyajiannya dengan menggunakan bahasa lisan dan isyarat yang cocok.

2. Variasi penggunaan media

a) Variasi visual
Guru menggunakan alat bantu yang dapat dilihat.
b) Variasi Oral
Guru menggunakan berbagai suara langsung atau rekaman dalam penyajiannya.
c) Variasi alat bantu yang dapat dipegang dan dimanipulasi.
Guru memberikan kesempatan kepada siswa memegang atau memanipulasi benda-benda atau alat bantu pengajaran.

3. Variasi pola interaksidan kegiatan siswa.

Guru memperkenalkan perubahan dalam pola interaksi antara Guru dengan siswa dan menganekaragamkan kegiatan belajar siswa yang terlibat.

Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Metode Belajar Aktif Tipe keep on learning
  2. Contoh Soal Ujian Pengantar Pendidikan 2013
  3. Undang-Undang Guru dan Korupsi
  4. Makalah Motivasi Belajar
  5. Keterampilan Membuka Dan Menutup Pelajaran
  6. Moralitas Seorang Guru
  7. Fungsi Keluarga Dalam Pendidikan
  8. Jenis Jenis Motivasi Menurut Syah Muhibbin
  9. Fenomena Kekerasan Dalam Dunia Pendidikan
  10. Cara Mengukur Sikap dan Perilaku