Daya Beda
Daya pembeda soal adalah kemampuan suatu soal untuk membedakan antara siswa yang berkemampuan tinggi dengan siswa yang berkemampuan rendah. Angka yang menunjukkan besarnya daya pembeda disebut indeks diskriminasi. Rumus untuk menentukan indeks diskriminasi menurut Arikunto (2009) adalah sebagai berikut:

D = BA/JA – BB/JB  ………………………..     (3.2)

Dengan: D = Daya pembeda
JA = Jumlah peserta kelompok atas
JB = Jumlah peserta kelompok bawah
BA= Jumlah peserta kelompok atas yang menjawab soal itu dengan benar
BB= Banyak peserta kelompok bawah yang menjawab soal itu dengan benar

Besarnya indeks diskriminasi (daya beda) ini berkisar antara 0,00 sampai 1,00 dan mengenal tanda negatif (-) dengan kireteria menurut Arikunto (2009), berdasarkan daya pembeda suatu soal, maka setiap soal dapat dikategorikan pada tabel berikut:

D ( daya beda ) Keterangan
0.00<D≤ 0.20

0.20<D≤ 0.39

0.40<D≤ 0.69

0.70<D≤ 1.00

Jelek

Cukup

Baik

Baik Sekali

(Sumber Arikunto : 2009)
D: negatif (semuanya tidak baik), jadi semua soal yang mempunyai nilai D negatif sebaiknya dibuang

Filed under : Skripsi,
Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
  1. Kumpulan Judul Skripsi Pendidikan Lengkap
  2. Contoh Skripsi Tentang Motivasi Belajar Dan Konsentrasi Belajar
  3. Pengaruh Motivasi Belajar Dan Metode Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Siswa
  4. Filologi Sebagai Satuan Disiplin
  5. Beberapa Faktor Sosial Ekonomi yang Mempengaruhi Petani Menjual Bokar Melalui Pasar Lelang dan Non Pasar Lelang
  6. Perbandingan Pendapatan Usahatani Karet yang Menjual Karet ke Pasar Lelang dengan Non Pasar Lelang BAB II
  7. Meningkatkan Hasil Lari Sprint 100 Meter Melalui Latihan Variasi Speed Ladder Drill
  8. Prosedur Penelitian PTK
  9. Contoh Proposal Skripsi Pendidikan
  10. Pemidanaan Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penipuan Jual Beli Tanah